Menulis sebagai Terapi Penyembuhan

Menurut James W. Pennebaker, menulis adalah aktifitas untuk membuang. Maksud dari menulis untuk membuang itu terkait segala hal yang terbebani. Baik mental ataupun pikiran.

Disini peran menulis sebagai terapi. Sehingga James W. Pennebaker, seorang psikolog itu, pernah menjadikan terapi menulis bagi kliennya yang mengalami beban psikologis.

Klien tersebut mengalami kesedihan yang mendalam akibat ditinggal mati suaminya. Sehingga Pennebaker memintanya untuk masuk dalam ruangan khusus yang telah disediakan kertas dan pena di atas meja.

MENULIS KESEDIHAN

Pennebaker meminta klien untuk menuliskan apa saja yang dirasa, apa saja yang dipikirkan. Begitu kesedihan itu datang, klien menuliskan kesedihannya. Ketika klien itu rindu dengan alrmahum suaminya maka ia pun menuliskannya.

Di dalam ruang tertutup itu, si klien menghabiskan banyak tulisan hingga berjam-jam untuk menulis. Begitu hati dan pikiran sudah dirasa nyaman, klien dibolehkan untuk pulang.

Esok hari, si klien diminta datang kembali dengan tugas yang sama; menulis kesedihan yang dirasa.

Hingga beberapa  kali terapi menulis ini diterapkan, si klien mengalami internalisasi masalah. Atau, merasa siap dan lebih menerima kondisi si suami yang telah wafat.

Si klien berhasil melewati masa-masa kesedihannya dengan menulis dan hidup normal kembali.

Ini yang kemudian menjadi bagian dari Teknik Free Writing. Menulis untuk membuang, membebaskan tanpa beban. Menulis tanpa beban ini terkadang malah menjadi terapi psikologis.

Informasi lengkap tentang Kelas Online Free Writing ini silakan GABUNG DISINI atau hubungi WhatsApp » 0813-7045-2813.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *