4 Tipe Leader di Masa Wabah

4 Tipe Leader di Masa Wabah

 

sukmerimers.com | Persebaran Covid-19 di Indonesia memberikan banyak efek terhadap dunia usaha dan industri.

Tidak sedikit perusahaan yang kini mulai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawan karena disinyalir tidak sanggup memberikan upah.

Kondisi seperti ini, menurut Dewa Eka Prayoga dalam akun Youtube-nya, telah memberi tahu kepada kita tentang setidaknya ada 4 tipe leader dalam bisnis. 

Apa saja keempat tipe leader tersebut? Pelajaran apa yang dapat kita petik dari keempat tipe leader seperti itu? Lalu, termasuk yang manakah kita dari keempat tipe leader yang ada?

Mari kita simak tulisan ini selengkapnya.

 

Ujian Seorang Leader 

Di masa pandemi ini, jiwa leadership seorang pengusaha memang sedang betul-betul diuji. Pilihannya hanya dua; menyerah atau tidak, berubah atau tidak, bertahan atau melawan.

Untuk itu, ada dua hal utama yang kemudian diuji dalam hal kepemimpinan seorang leader.

Pertama, terkait cashflow management. Kedua, tentang crisis management.

Seorang leader yang baik tentu harus berani mengambil keputusan atas dua hal tersebut.

Bukan sekadar mengambil keputusan belaka namun benar dalam mengambil keputusan demi kemashlatan beragam pihak adalah hal yang memang kini sedang diuji terhadap diri seorang leader di masa pandemi ini.

 

4 Tipe Leader

Benar tidaknya keputusan yang diambil, menurut Kang Dewa, telah melahirkan 4 tipe leader pengusaha.

1. Tipe Diri Sendiri

Leader tipe ini hanya mementingkan dirinya sendiri.

“Yang penting saya bisa makan, bisa minum, ada uang untuk beberapa bulan ke depan sudah cukup bagi saya.”

Yang dipikirkan hanya dirinya sendiri. Ini tipe leader egois.

2. Tipe Diri Sendiri dan Perusahaannya

Selain fokus terhadap diri sendiri, tipe leader seperti ini juga hanya mengutamakan perusahaan semata.

Ia berpikir bagaimana agar perusahaan ini tetap ada dan berkembang walaupun diterpa wabah Covid-19.

Jika perusahaan merasa karyawan adalah beban maka memecat karyawan bukanlah hal yang sulit.

“Pokoknya gue aman, perusahaan gue juga aman. Karyawan dipecat? Emang gue pikirin. Ini perusahaan kan bukan milik karyawan.”

3. Tipe Diri Sendiri, Perusahaan dan Tim

Tipe leader ini tak sekadar memikirkan dirinya sendiri, perusahaan namun juga seluruh tim karyawannya.

Dengan mengikuti arahan dari pemerintah maka tipe leader ini memberlakukan Work From Home (WFH) namun gaji tetap berjalan secara normal.

Atau, jika memang kondisi cashflow benar-benar berantakan karena kondisi darurat di saat wabah, setidaknya karyawan tetap bekerja dari rumah dan mendapatkan upah semisal 70% atau 50% dari gaji normal.

Tipe leader seperti ini memang lebih baik ketimbang tipe pertama dan kedua. Karena di tengah krisis masih rela memikirkan nasib karyawannya.

4. Tipe Diri Sendiri, Perusahaan, Tim dan Lingkungan Sekitar

Ini tipe leader yang paling keren. Karena tak sekadar berpikir untuk diri sendiri, perusahaan dan karyawan namun juga bersegera memikirkan orang-orang sekitarnya.

Leader tipe ini memikirkan orang-orang menengah ke bawah yang bekerja harian. Seperti kuli panggul, supir ojek online, guru, pedagang asongan, dll.

Leader tipe ini juga memikirkan orang-orang yang kena PHK dari perusahaan. Leader tipe ini pun terus berpikir agar orang-orang yang sulit makan bisa kembali makan secara normal. Mental berbagi pada tipe leader seperti ini yang sekarang benar-benar dibutuhkan.

 

Kesimpulan

Mental seorang leader sejatinya diuji ketika masa krisis seperti ini. Tak seorang pun ingin wabah ini menyerang. Namun, pilihan terbaik ada pada tiap diri seorang leader; melawan atau menyerah.

Tentu saja keputusan dan sikap baik seorang leader akan tampak tatkala leader tersebut tak hanya mementingkan diri dan perusahaannya semata. Tapi juga nasib karyawan dan orang-orang di sekitarnya.

Semoga Allah Swt memberikan kekuatan dan kelapangan rezeki agar saya, Anda dan kita semua termasuk dalam golongan leader yang peduli terhadap nasib karyawan dan orang-orang di sekitar kita. Amin.

Baca juga: Beginilah Cara yang Tepat Membangun Bisnis di Era Internet Secara Otomatis

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *